
JAMBI – Nama Gita Puspita Sari semakin dikenal di kalangan pemuda dan mahasiswa di Provinsi Jambi. Perempuan muda yang berasal dari keluarga petani ini berhasil membuktikan bahwa keterbatasan latar belakang bukanlah penghalang untuk meraih prestasi dan mengabdikan diri kepada masyarakat melalui berbagai organisasi.
Aktivitas Gita di dunia organisasi telah mengantarkannya menjadi salah satu figur perempuan muda yang diperhitungkan di Jambi. Berbagai pengalaman kepemimpinan yang dijalani, mulai dari organisasi pelajar, kemahasiswaan, kepemudaan, hingga organisasi kebangsaan, membuat dirinya kerap mendapat julukan sebagai “Duta Organisasi Jambi”.
Sebagai mahasiswa yang menempuh pendidikan double degree, Gita dikenal aktif membangun jejaring, menggerakkan kaderisasi, serta mendorong partisipasi generasi muda dalam berbagai kegiatan sosial, pendidikan, dan kebangsaan. Dedikasinya dalam berorganisasi juga membawanya dipercaya memimpin berbagai forum dan kegiatan strategis di tingkat daerah.
Julukan tersebut bukan tanpa alasan. Selama berproses, Gita dikenal konsisten mengikuti berbagai organisasi dan tidak pernah berhenti belajar dari setiap pengalaman yang dijalani. Baginya, organisasi merupakan ruang pembelajaran yang mampu membentuk karakter, kepemimpinan, serta kepedulian terhadap masyarakat.
Di tengah kesibukannya, Gita tetap memegang teguh nilai-nilai kesederhanaan yang ditanamkan oleh kedua orang tuanya yang berprofesi sebagai petani. Nilai kerja keras, disiplin, dan semangat pantang menyerah menjadi bekal utama dalam setiap langkah perjuangannya.

Kini, kiprah Gita tidak hanya menjadi inspirasi bagi kalangan mahasiswa, tetapi juga bagi perempuan muda di Jambi. Ia membuktikan bahwa siapa pun dapat meraih kesempatan untuk memimpin dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar apabila memiliki kemauan untuk terus belajar dan berjuang.
Gita berharap semakin banyak generasi muda yang berani terlibat dalam organisasi sebagai wadah pengembangan diri dan pengabdian kepada bangsa.
“Sebagai anak petani, saya belajar bahwa keberhasilan tidak ditentukan oleh dari mana kita berasal, tetapi oleh seberapa besar kemauan kita untuk terus berusaha. Organisasi telah mengajarkan saya banyak hal, mulai dari kepemimpinan, tanggung jawab, hingga pengabdian kepada masyarakat. Saya berharap semakin banyak pemuda dan pemudi Jambi yang berani mengambil peran, berproses, dan memberikan kontribusi terbaik untuk daerah serta bangsa,” ujar Gita Puspita Sari.
Menurutnya, organisasi bukan sekadar tempat berkumpul, melainkan ruang untuk membangun kapasitas diri, memperluas wawasan, dan melahirkan pemimpin-pemimpin masa depan yang berintegritas.
“Jangan pernah merasa kecil karena latar belakang keluarga. Saya berasal dari keluarga petani, tetapi itu justru menjadi motivasi untuk terus belajar, berkembang, dan membuktikan bahwa setiap anak daerah memiliki kesempatan yang sama untuk meraih mimpi dan memberikan manfaat bagi banyak orang,” tutupnya.










Tinggalkan Balasan